September 14th, 2026

Misteri “Random Goods” yang Laris Manis Padahal Dibenci oleh 90% Orang Jepang

Saat melewati toko anime di Jepang, jangan heran kalau melihat orang-orang membuka kantong-kantong kecil di depan toko. Ada yang sampai memegangi kepala karena kecewa dengan hasil yang didapat, sementara yang lain terus membuka kantong berwarna perak dengan tatapan kosong.

Pemandangan ini mungkin terlihat cukup mengkhawatirkan bagi orang yang tidak tahu apa yang sedang terjadi. Namun, ternyata mereka sedang menghadapi salah satu “neraka” yang akrab bagi para otaku Jepang: unboxing bungkusan random goods atau blind items!

90% Orang Jepang Nggak Suka Random Goods!

Random goods merupakan konsep merchandise yang karakter di dalamnya baru diketahui setelah kemasannya dibuka.

Konsep seperti ini memang menawarkan sensasi penasaran karena kita tidak tahu karakter mana yang akan didapat. Namun, hasil survei justru menunjukkan hal yang cukup mengejutkan, yaitu sekitar 90% otaku di Jepang ternyata tidak menyukai blind items.

“Sudah keluar banyak uang untuk membeli 10 buah, eh semuanya malah berisi karakter yang sama. Apes banget.”

“Karakter favorit sendiri justru tidak pernah muncul, sampai bikin frustrasi.”

Dan masih banyak keluhan serupa.

Kalau Menyebalkan, Kenapa Masih Dibeli? 

Kalau memang sebegitu menyebalkannya, bukankah lebih baik berhenti membeli blind items?

Namun, para otaku di Jepang justru rela terjun ke dalam “neraka” ini demi merasakan kepuasan saat akhirnya berhasil mendapatkan karakter favorit mereka!

Sensasi berhasil mendapatkan karakter favorit dalam sekali coba tentu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Sementara mereka yang belum beruntung biasanya tidak menyerah begitu saja. Mereka akan mencari sesama penggemar di media sosial untuk melakukan barter hingga akhirnya bisa mendapatkan karakter yang diincar.

Meski mengaku tidak menyukai random goods atau blind items, kegigihan para otaku di Jepang dalam mencari cara agar bisa mendapatkan karakter incaran mereka terasa cukup luar biasa.

Nah, kalau menurut kalian bagaimana? Apakah blind items dengan sensasi menegangkan ala “judi legal” ini justru terasa seru untuk dicoba, atau justru bikin kapok?

Related Post