September 10th, 2026

Koper Pun Bisa!? Ternyata Bisa Kirim Barang dari Konbini di Jepang

Saat sedang mengantri di konbini Jepang, terkadang kita bisa melihat ada pelanggan yang meletakkan kardus besar di meja kasir.

Mungkin hal itu membuat kita bertanya-tanya karena terlihat seperti ingin pindahan ke konbini, tapi ternyata hal tersebut merupakan pemandangan umum di Jepang. Mereka bukan sedang berbelanja, melainkan sedang mengirim barang.

Barang Ukuran Besar Pun Bisa Dikirim Lewat Konbini!

Di Jepang, kita tidak perlu repot-repot pergi ke kantor pos untuk mengirim barang. Ada layanan yang memungkinkan kita mengirim barang ke seluruh penjuru Jepang langsung dari kasir konbini.

Minimarket di Indonesia juga menyediakan layanan pengiriman barang, tetapi barang berukuran besar umumnya perlu dibawa ke kantor pos atau agen pengiriman. Kalau di Jepang, bahkan barang seperti koper dan papan ski pun bisa langsung dikirim melalui konbini!

Bagaimana Cara Mengirimnya?

Cara mengirim barang via konbini pun ternyata sangat sederhana. Cukup ikuti tiga langkah berikut, dan barang pun siap dikirim.

1. Bawa barang ke konbini dan sampaikan kepada kasir bahwa kamu ingin mengirim barang

Bawa barang yang sudah dikemas ke kasir, lalu sampaikan kepada staf bahwa kamu ingin mengirim barang. Setelah itu, staf akan memberikan formulir resi (denpyo) yang perlu diisi.

Poin Penting: Apa Itu “Motobarai” dan ”Chakubarai”?

Motobarai (Bayar di Awal): Ongkir dibayar oleh si pengirim barang (ini pilihan yang paling umum!).
Chakubarai (Bayar di Tempat): Ongkir dibayar oleh si penerima barang.

2. Isi Formulir Resi (Denpyo)

Isi informasi penerima dan informasi diri kamu pada formulir resi.

3. Serahkan formulir dan barang kepada staf, lalu bayar dan simpan bukti pengiriman

Serahkan formulir yang sudah diisi beserta barang kepada staf. Setelah ukuran barang diukur, lakukan pembayaran biaya pengiriman (untuk motobarai), dan proses pengiriman pun selesai. Jangan lupa untuk mengambil dan menyimpan bukti pengiriman.

Dari sudut pandang orang Indonesia, pemandangan mengirim barang berukuran besar melalui kasir konbini mungkin terasa cukup unik. Kalau kamu melihatnya langsung di Jepang, apakah kamu akanmerasa bahwa cara ini praktis? Atau justru merasa malu karena harus membawa barang besar sampai ke depan kasir?

Related Post