July 3rd, 2026

Bawa Barang Ini ke Jepang Bisa Disita dan Didenda! Apa Saja yang Dilarang Masuk?

Tidak berlebihan rasanya kalau dibilang aturan karantina dan bea cukai di Jepang adalah salah satu yang paling ketat di dunia. Mulai dari bahan makanan, produk kulit, hingga barang bermerek tiruan (KW), semuanya masuk dalam daftar regulasi. 

Kalau tidak mengetahui aturan ini, barang bawaanmu bisa disita. Bahkan, dalam kasus tertentu, pelanggaran juga dapat berujung pada denda atau penangkapan. Agar perjalanan ke Jepang tidak bermasalah, yuk cek dulu barang-barang apa saja yang tidak boleh dibawa masuk ke Jepang!

1. Produk Makanan

Jepang menerapkan aturan yang sangat ketat terhadap tanaman (termasuk buah dan sayur) serta produk olahan daging. Barang-barang tersebut bahkan tidak boleh dikirim ke Jepang melalui paket pos dari luar negeri. Jika tetap membawanya tanpa memenuhi ketentuan yang berlaku, kamu bisa dikenai sanksi hukum, mulai dari hukuman penjara hingga 3 tahun atau denda maksimal 3juta yen.

◎ Daging & Produk Olahan Daging 

Demi mencegah penularan penyakit hewan, Jepang melarang membawa masuk daging segar maupun produk olahannya, bahkan makanan yang hanya mengandung sedikit daging sekalipun. Produk kemasan vakum, makanan beku, hingga hidangan dalam pesawat yang mengandung daging pun tetap dilarang.

Sekilas terlihat tidak mengandung daging pun belum tentu aman. Jika suatu produk mengandung ekstrak daging atau bahan sejenisnya, barang tersebut tetap tidak boleh dibawa masuk. Jadi, kalau masih ragu, sebaiknya jangan dibawa.

◎ Sayur & Buah Segar

Untuk mencegah masuknya hama dan penyakit yang tidak ada di Jepang, sayur dan buah segar pada prinsipnya dilarang keras untuk dibawa masuk. Biji-bijian, bibit tanaman, atau apa pun yang berpotensi tumbuh juga tidak diperbolehkan. Pembatasan ini bisa berbeda-beda tergantung pada negara asal serta jenis sayur dan buahnya. Nah, buat kita yang berasal dari Indonesia, rincian lengkapnya adalah sebagai berikut: 

◎ Makanan Lainnya

Bukan hanya daging, telur juga memiliki aturan yang ketat. Telur mentah, telur rebus, maupun produk olahan yang masih mengandung telur utuh tidak boleh dibawa masuk ke Jepang. Selain itu, tanaman jenis umbi-umbian seperti kentang dan jahe yang masih kotor atau terdapat sisa tanah juga dilarang dibawa masuk. 

2. Fashion Item

◎ Produk yang terbuat dari Hewan Tertentu

Berdasarkan “Konvensi CITES” (Washington Convention), pPakaian atau aksesori yang terbuat dari kulit buaya, kulit ular, maupun bulu harimau dilarang dibawa masuk. Meskipun hanya menggunakan sebagian kecil dari tubuh hewan tersebut atau sudah berupa produk jadi, barang ini tetap tidak boleh dibawa masuk. 

Selain pakaian dan aksesori, perlu diperhatikan juga bahwa beberapa kebutuhan sehari-hari dan obat-obatan tertentu sering kali masuk dalam daftar larangan Konvensi CITES ini.

◎ Barang Palsu / Produk Tiruan (KW) 

Membawa barang bermerek tiruan (KW) dilarang karena dianggap melanggar hak kekayaan intelektual. Meskipun kamu membelinya tanpa mengetahui bahwa barang tersebut palsu, barang itu tetap akan disita. Dan tentu saja, uang yang sudah kamu keluarkan untuk membelinya tidak akan kembali.  

3. Lain-lain

Barang-barang di bawah ini juga akan dikenakan sanksi hukum yang sangat berat kalau kamu kedapatan membawanya.

Related Post